Sistem Transportasi pada Avertebrata

  • materi sekolah
  • kata
    • kata lucu
    • kata bijak
    • kata mutiara
    • kata cinta
    • kata gokil
  • lucu
    • gambar lucu
    • pantun lucu
    • tebakan lucu
    • kata lucu
    • cerita lucu
  • berita
    • berita unik
    • berita politik
    • berita artis
    • berita aneh
  • kesehatan
    • asam urat
    • kanker
    • jantung
    • hepatitis
    • ginjal
    • asma
    • lambung
  • gambar
    • gambar unik
    • gambar lucu
    • gambar aneh
    • gambar animasi
    • video lucu
  • hoby
    • burung
    • ikan
    • piaraan
  • contoh
    • surat lamaran
    • recount text
    • descriptive text
    • curriculum vitae
    • deskripsi
  • video
    • video lucu
    • video hantu
    • video polisi
    • video totorial
    • video panas
    • video lagu
  • blog
    • SEO
    • template
    • script
    • widget
    • backlink
    • imacros
  • komputer
    • excel
    • macro excel
Home » avertebrata » cacing tanah » hydra » insecta » planaria » sistem transportasi » Sistem Transportasi pada Avertebrata » Sistem Transportasi pada Avertebrata

Sistem Transportasi pada Avertebrata

Siapa tak kenal Avertebrata ? 
dalam Pelajaran Biologi SMP tentu sudah pernah membahas tentang avertebrata. 
Avertebrata atau mungkin juga di sebut invertebrata merupakan sekelompok hewan / animalia yang tidak memiliki tulang belakang ( vertebrae ). 
Kelompok ini beranggotakan beberapa jenis hewan yang "bertubuh lunak" tidak memiliki sistem rangka tubuh.
Pelajaran biologi SMA kali ini akan membahas tentang berbagai sistem transportasi yang dijumpai pada beberapa hewan anggota Avertebrata.
Pada Porifera , hewan yang paling sederhana. 
Transportasi berlangsung secara sederhana . Zat-zat makanan yang dicerna di dalam sel-sel koanosit akan didistribusikan ke seluruh sel penyusun tubuh porifera oleh sel-sel khusus yang bernama sel-sel amoebosid yang mampu bergerak layaknya amoeba .

Pada Hydra, 
Zat makanan ditranportasikan dan didistribusikan ke seluruh sel tubuh oleh rongga gastrovasculer yang meluas dari pusat tubuh masuk sampai ke bagian tentakel.

Pada cacing Planaria, 
Zat makanan ditranportasikan oleh rongga pencernaan bercabang-cabang hingga cabang terkecil mencapai semua bagian tubuh. Sistem transportasi pada hewan ini sekaligus juga merupakan sistem ekskresi yang mengumpulkan zat-zat "buangan" sekaligus membuangnya keluar tubuh.

Pada Cacing tanah, 
Sistem transportasinya terdiri dari pembuluh darah punggung, pembuluh darah perut dan pembuluh darah samping dilengkapi dengan lima pasang lengkung aorta ( : pembesaran dari pembuluh darah ) yang berfungsi sebagai jantung. Aliran darah yang sekaligus membawa zat-zat makanan disebabkan oleh adanya denyutan ke-5 pasang lengkung aorta dan  pembuluh darah punggung. Sistem transportasi pada cacing termasuk sistem peredaran darah tertutup yang sederhana. Sistem seperti ini memungkinkan darah hanya dapat beredar di sepanjang pembuluh darah, dan tidak keluar daripadanya. Dinding pembuluh darah adalah sangat tipis sehingga memungkinkan zat-zat bisa berdifusi dengan sangat mudah dari darah ke cairan ekstraseluler atau sebaliknya. Darah cacing tanah mengandung hemogobin yang terlarut dalam cairan darah. Ini berkaitan dengan fungsinya mengangkut gas pernapasan ( Oksigen / CO2). Secara sederhana, peredaran darah pada cacing tanah digambarkan sbb :
darah ( di dalam pembuluh darah punggung ) mengalir dari belakang menuju ke arah kepala ( anterior ) menuju ke pembuluh darah perut lewat 5 lengkung aorta. Di dalam pembuluh perut, darah mengalir dari depan menuju ke belakang.

Pada Insecta, 
Berbeda dengan cacing tanah . Insecta memiliki sistem peredaran darah terbuka terdiri atas satu pembuluh memanjang dan terletak membujur di atas saluran makanan. Bagian belakang pembuluh membentuk beberapa gelembung disebut jantung pembuluh  yang berlubang-lubang halus dan di mana bagian paling belakang tertutup. Bagian paling depan dari pembuluh  merupakan aorta yang ujungnya terbuka. Aliran darah disebabkan oleh denyutan jantung pembuluh. Darah keluar sistem transportasi menuju ke seluruh bagian tubuh melalui aorta. Darah dari sluruh bagian tubuh akan kembali ke sistem tranportasi melalui lubang-lubang pada jantung pembuluh. 
Perlu dicatat : sistem ini tidak mentranspor oksigen dan karbon dioksida . Dan hanya mentransportasi zat-zat makanan.

demikianlah beberapa macam sistem transportasi yang ditemukan pada beberapa hewan anggota Avertebrata.


Ditulis oleh Unknown, Sabtu, 03 Desember 2011 04.19- Rating: 4.5

Judul : Sistem Transportasi pada Avertebrata

Deskripsi : Siapa tak kenal Avertebrata ?  dalam Pelajaran Biologi SMP tentu sudah pernah membahas tentang avertebrata.  Avertebrata atau mungkin juga ...
keyword :Sistem Transportasi pada Avertebrata, avertebrata, cacing tanah, hydra, insecta, planaria, sistem transportasi, Sistem Transportasi pada Avertebrata

Belum ada komentar untuk "Sistem Transportasi pada Avertebrata"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Postingan Populer
  • Lembar Kerja Siswa : Model DNA
    Lembar kerja MODEL DNA Sebagaimana telah anda fahami bahwa, sifat-sifat yang dapat diindera dari suatu organisme ( fenotip ) merupakan eksp...
  • JENIS-JENIS BIOTEKNOLOGI
    Bagi manusia, bioteknologi sebenarnya bukan barang yang baru. Dalam kenyataannya bioteknologi sudah ada sejak zaman sebelum masehi. Misal...
  • Jenis-jenis Bioteknologi
    Bioteknologi berarti setiap aplikasi teknologi yang menggunakan sistem biologi , organisme hidup , atau derivatifnya, untuk membuat ata...
  • KROMOSOM
    Setiap sel eukariot mengandung materi genetic berupa kromosom yang di dalamnya tersimpan gen.  Apakah kromosom itu ?  Menurut Prof.Suryo ( ...
  • FILUM COELENTERATA ( CNIDARIA )
    Kelompok hewan yang dikatakan satu tingkat lebih tinggi jika dibandingkan dengan filum porifera adalah filum coelenterata atau Cnidaria . S...
  • Fungsi Enzim dalam Metabolisme
    Sebagaimana telah kita pelajari dalam pelajaran biologi sebelumnya. Salah satu faktor yang memiliki peran besar dalam setiap proses metaboli...
  • FILUM ARTHROPODA
    ciri-ciri filum Arthropoda: triploblastik, tubuh terdiri dari 3 lapisan ( ektoderm , mesoderm dan endoderm dengan rongga tubuh / selom ...
  • STANDAR KOMPETENSI LULUSAN ( SKL ) th.2010 matapelajaran BIOLOGI SMA/MA
    Berikut ini adalah standar kompetensi lulusan ( SKL ) dan kemampuan yg diuji pada UN th.2010 untuk mapel biologi SMA/MA : 1. Skl : menjela...
  • ENZIM
                Menurut Kuhne, seorang ahli yang getol meneliti tentang fermentasi dalam tahun 1878, istilah enzim berasal dari kata IN dan...
  • Beberapa contoh produk / jasa bioteknologi modern
    Pada bagian terdahulu telah saya postingkan   beberapa contoh produk / jasa dari bioteknologi konvensional atau bioteknologi tradisional. D...

Info materi sekolah © Sistem Transportasi pada Avertebrata